Kimia Medisinal 5

Farmakodinamika adalah ilmu yang mempelajari efek obat terhadap fisiologi dan biokimia serta mekanisme kerja obat yang memberikan efek terapeutik atau efek lain pada tubuh. Farmakodinamik merupakan subdisiplin dari ilmu farmakologi yang mempelajari efek biokimiawi, fisiologi obat, dan mekanisme kerjanya dengan tujuan meneliti efek utama obat, mengetahui interaksi obat dengan sel, dan mengetahui respon yang terjadi.

Captopril merupakan salah satu obat antihipertensi golongan ACE inhibitor yang telah banyak digunakan untuk pengobatan hipertensi dan gagal jantung kongestif. Captopril merupakan obat yang digunakan untuk menurunkan tekanan darah, gagal jantung dan gangguan ginjal pada diabetes mellitus.

link video: https://youtu.be/X8U-yqoMA5s

Comments

  1. Divideo dijelaskan bahwa obat golongan ACEI "harus" diberikan malam hari karena penurunan tekanan darah mendadak mungkin terjadi. Apakah obat gol ACEI memang "harus" dikonsumsi pada malam hari?? Apa penjelasan logis yang menyebabkannya harus dikonsumsi pada malam hari bukan dipagi ataupun siang hari?? di mana dari sumber yang saya dapatkan penggunaan obat hipertensi ACEI juga dapat digunakan pada pagi hari, dimana penggunaan pada malam hari tidak menunjukan penurunan yang signifikan dibandingkan dengan pagi hari.

    Divideo juga dijelaskan bahwa captropil banyak digunakan untuk mengobati hipertensi dan gagal jantung. Lalu mengapa pada pasien hipertensi yang mengalami gagal jantung akibat komplikasi juga perlu menggunakan beberapa gol obat selain ACEI (gol obat captropil), mengapa tidak cukup menggunakan captropil saja?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Seperti yang saya sebutkan dalam video bahwa pemberian obat golongan ACEI yang “harus” diberikan malam hari adalah pada penggunaan dosis pertama. Dimana Captopril merupakan obat yang cepat diabsorpsi tetapi mempunyai durasi kerja yang pendek, sehingga dapat juga bermanfaat untuk menentukan apakah seorang pasien akan berespon baik pada pemberian ACEi. Adapula studi yang dipublikasikan di European Heart Journal (2018) yang menyebut minum obat tekanan darah tinggi di malam hari lebih baik daripada pagi hari. Riset dari ahli di Spanyol tersebut meneliti 19.000 penderita hipertensi yang rutin minum obat antitekanan darah tinggi dari tahun 2008 sampai 2018. Hasilnya, pasien yang minum obat sebelum tidur, risiko serangan jantungnya turun 44 persen, peluang gagal jantung turun 42 persen, risiko stroke turun 49 persen, dan risiko kematian karena penyakit kardiovaskular turun 45 persen.

      Pada kasus pasien hipertensi yang mengalami gagal jantung juga dapat diberikan beberapa golongan obat selain ACEI, Obat tersebut dapat dikombinasi dengan penyekat reseptor kalsium dihidropiridin (CCB) yakni amlodipine , diuretik tiazid (hydrochlorothiazide), dan atau antagonis reseptor mineralokortikoid (spironolactone) untuk mengontrol tekanan darah.

      Delete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Metode Farmakologi 3

Kimia Medisinal 3